Mudik Madness

 

Dulu, saya suka tidak habis pikir ketika melihat orang-orang yang melakukan mudik saat lebaran. Melihat bagaimana mereka berusaha dengan berbagai cara agar bisa pulang ke kampung halaman meski macet luar biasa, berjubel dalam angkutan umum, membawa barang segala rupa dan menderita sepanjang jalan. Saya tidak mengerti mengapa mereka mau melakukan itu semua. Ketidakmengertian saya saat itu bisa dimaklumi karena saya tidak pernah mudik…heuheu. Ibu dan Bapak asli Bandung dan daerah tempat tinggal keluarga besar Bapak bisa ditempuh dengan becak dari daerah keluarga besar Ibu dimana saya tinggal. Momen lebaran bagi saya biasanya berakhir pada saat waktu Dzuhur karena setelah sholat Ied seluruh keluarga dari pihak Ibu terlewati saat pulang sholat kemudian jalan ke rumah keluarga besar Bapak, and that’s it…done. Sisanya termangu di rumah sambil menunggu tukang bakso atau tukang es krim lewat.

Continue reading

Posted in Interest, Notes | Tagged | 2 Comments

Tentang Aku, Kau dan Kebersihan

“Biarin aja lah Bi, gak usah diberesin. Entar juga berantakan lagi, mereka lagi asyik..”, istri saya mencegah saya yang sudah bersiap beres-beres di rumah yang sudah kayak kapal pecah akibat kegiatan sepasang anak kami yang memang kompak kalau lagi bikin chaos. Saya tersenyum, bukan karena terhindar dari pekerjaan beres-beres rumah tapi karena saya tahu beberapa tahun lalu mungkin ucapan seperti itu tidak akan keluar.

Continue reading

Posted in A Dad's Note, Love, Notes | Tagged , , , , , | Leave a comment

A Man Who Lost His Soul

from goodpain.wordpress.com

from goodpain.wordpress.com

Saya menyimpan tas di cabin locker kemudian duduk di sebelah seorang pria. Pria itu tersenyum dan kamipun bertukar sapa seperti halnya para penumpang lain di pesawat. Tangan kami sama-sama memegang ‘ticket to happiness’, istilah yang kami pakai untuk tiket pesawat yang membawa kami pulang setelah bekerja selama kurang lebih delapan hari di tempat yang ‘keras’.
Continue reading

Posted in A Dad's Note, Love, Notes | Tagged , , , , | Leave a comment

Kisah 2 Bersaudara

from michaelhyatt.com

from michaelhyatt.com

Ada dua orang kakak beradik yang hidupnya bagaikan bumi dan langit. Sang kakak hidup miskin, rumah tangganya berantakan, dan dia juga seorang pemabuk. Sementara sang adik punya bisnis yang meskipun tidak besar namun cukup sukses, memiliki rumah tangga yang terlihat harmonis, dan dia juga dihormati oleh warga sekitar.

Seorang psikolog tertarik dengan kasus ini, mengapa kedua bersaudara ini bisa hidup berbeda? Faktor apa yang menyebabkan hidup salah satunya sukses sementara saudaranya terpuruk? Akhirnya psikolog itu meminta waktu untuk bisa mewawancarai mereka. Mereka kemudian setuju untuk diwawancarai secara terpisah oleh psikolog tersebut.
Continue reading

Posted in Interest, Love, Notes | Tagged , , , | Leave a comment

Syukur & Sabar

from jendeleon.com

from jendeleon.com

Anakku..

Panjang lebar kujelaskan padamu tentang makna syukur ketika kau mengeluh tidak mau makan “ayam panggang” yang ibumu sajikan dan kamu menginginkan makanan “yang lain”.

Lama juga kupaparkan padamu tentang bagaimana Allah telah memberikan rezeki-Nya, dan kita harus mensyukuri apapun adanya. Karena bersyukur itu menambah nikmat, dan betapa murkanya Dia jika kita tidak bersyukur pada pemberian-Nya.
Continue reading

Posted in A Dad's Note, Notes | Tagged , , , , , | Leave a comment

Dimanakah Penjahatnya?

Dunia terheran-heran melihat statiska kriminalitas dua kota bertetangga sangat dekat. Sebuah kota di Meksiko bernama Juarez adalah kota dengan tingkat pembunuhan paling tinggi di dunia dengan jumlah kematian mencapai 8 orang per hari. Sementara kota sebelahnya yaitu El Paso adalah kota dengan julukan kota teraman ke-3 se-Amerika Serikat.

Juarez ternyata adalah tempat bercokolnya tiga kartel narkotik terbesar di Meksiko yang saling berebut kekuasaan. Tiap hari di berbagai sudut kota terjadi perang antar anggota kartel. Polisi tidak berdaya membasminya dan sebagian besar anggota polisi pun dikendalikan oleh kartel. Perang antar anggota kartel bahkan mengancam nyawa para anggota medis yang berusaha menyelamatkan korban yg bekerja tanpa melihat dari anggota kartel mana.

Posted in Uncategorized | Tagged , , | Leave a comment

Pro-Kontra Daging Halal Di Australia

 certified

Selama ini saya selalu mendapati bahwa mendalami cara pandang seseorang yang berbeda dengan kita itu sangat menarik. Dan dalam beberapa kesempatan membuat kita lebih bisa memahami pola pikir orang lain dan ujungnya mungkin membuat kita lebih bijak dalam bersikap.

Sebagai seorang muslim yang tinggal di negara Australia, seringkali kita harus sangat berhati-hati dalam memilih makanan. Daging babi jelas tidak bisa dikonsumsi sementara makanan lain yang menggunakan produk derivatif dari babi juga statusnya haram. Kalau kita memeriksa bahan-bahan penyusun makanannya, beberapa produk termasuk lumrah dipakai di Indonesia namun disini menjadi tidak jelas status kehalalannya seperti sosis, pizza, coklat, hingga ke yoghurt karena menggunakan produk yang tidak halal/tidak jelas halalnya.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Sudah Hilangkah Nurani Kita (Tinjauan Komentar-komentar Dalam Berita Kompas)

Miris sekali hati ini ketika membaca berita-berita mengenai konflik Gaza antara Palestina dan Israel. Perang (atau tepatnya agresi) yang terjadi memakan begitu banyak korban jiwa dan luka-luka, tidak terkecuali anak-anak. Seluruh dunia mengutuk agresi yang terjadi dan menyayangkan banyaknya korban yang jatuh akibat agresi ini….

Namun saya lebih miris lagi ketika membaca komentar yang tertera di bawah berita-berita tersebut. Komentar yang dibuat oleh rekan-rekan se-tanah air di Indonesia sangat tidak bisa diterima akal sehat dan hati nurani. Berikut petikannya.

Continue reading

Posted in Interest, Notes | Tagged , , , , | Leave a comment

Sedikit Cerita Tentang Toleransi

Saya dan keluarga saya saat ini menetap di Emerald, sebuah town di Queensland dengan jumlah penduduk sekitar 60 ribu jiwa. Dari sekian ribu penduduk di sini, sekitar 20 keluarga adalah muslim dengan berbagai latar belakang etnik terutama Asia Tenggara dan Asia Selatan. Dengan muslim sebagai minoritas, tidak mengherankan jika disini tidak ada mesjid yang bisa dipergunakan untuk melaksanakan shalat Jum’at, pengajian bersama, merayakan hari besar keagamaan, dan lain sebagainya. Kumandang suara adzan adalah hal yang sangat langka, keluarga kami hanya bisa mendengarnya melalui perangkat tablet yang telah diinstal aplikasi pengingat sholat dan adzan. Namun kerinduan itu selalu ada. Kerinduan untuk bisa melaksanakan ibadah shalat Jum’at, shalat Ied, maupun mengaji bersama.

Continue reading

Posted in Interest, Notes, Uncategorized | Tagged , , | Leave a comment

Harapan Itu Selalu Ada

Emerald-QLD, 22 October 2012

Suatu hari saya dan manajer saya mengunjungi seorang drill & blast engineer dari perusahaan customer kami. Engineer ini punya pengalaman kerja di Sangatta-Kaltim selama 5 tahun dan begitu tahu saya dari Indonesia mulai cerita tentang pengalamannya di Sangatta. Sayangnya, pengalaman yang dia ceritakan adalah pengalaman tidak enak saat dia dipenjara selama hampir 2 minggu karena seorang pengendara motor menabrak mobilnya dan pengendara motor itu patah kakinya. Pengendara motor itu tidak berhenti di tanda STOP dan terus melaju dan menabrak mobil si engineer tadi.

Continue reading

Posted in Interest, Notes | Tagged , , | 2 Comments